Design Rumah Tumbuh

Banyak orang yang telah mendengar adanya istilah rumah tumbuh, tapi banyak juga yang tidak faham dengan apa yang di maksud dengan rumah tumbuh.
Lalu apa yang dimaksud dengan rumah tumbuh ..?
Kenapa disebut dengan rumah tumbuh...?
Sebenarnya rumah tumbuh adalah istilah untuk pembangunan rumah yang dilakukan secara bertahap yang terencana secara matang dari awal sesuai dengan dana yang tersedia, secara garis besar ada 2 macam design rumah tumbuh, yaitu jenis vertikal dan horizontal.
Rumah tumbuh vertikal
Ini biasanya dilakukan bagi mereka yang mempuyai lahan yang sempit sehingga tidak ada pilihan selain membangun ke atas.
Jenis ini butuh persiapan dengan dana awal yang lebih besar karena struktur bangunan harus sudah disiapkan  untuk rumah bertingkat, walaupun tidak dilaksanakan secara sekaligus ( bertahap )
Rumah tumbuh horizontal
Dilakukan oleh mereka yang punya lahan cukup luas sehingga masih cukup banyak ruang kosong untuk mengembangkan rumah sesuai dengan kebutuhan.
Jenis ini cenderung lebih murah dan mudah karena design awal untuk struktur hanyak diperuntukkan untuk rumah tidak bertingkat.

Dalam pembangunan rumah tumbuh ada beberapa hal yang harus diperhatikan baik dari sisi arsitektural  maupun dari sisi design struktural sesuai dengan perencanaan yang dimaksud.
Berikut langkah yang bisa dilakukan untuk membangun rumah tumbuh :
  1. Tentukan besaran dana yang akan digunakan
  2. Konsultasikan / rancang rumah anda dalam design yang utuh sesuai dengan keinginan ( tanpa melihat dana yang sudah ada )
  3. Pilah pilah bagian mana yang akan menjadi prioritas untuk lebih dulu dibangun.
  4. Tentukan pola pembangunan/tahapan dalam pengerjaan sehingga tidak perlu adanya pekerjaan bongkar pasang dalam kelanjutan pembangunan di tahap selanjutnya.
Usahakan menggunakan jasa profesional karena dalam pembangunan secara bertahap/tumbuh ada beberapa hal yang harus didesign dengan perhitungan terhadap kekuatan struktur dan tata ruang yang ada, misalnya :
  • Pondasi bangunan, harus diperhitungkan apakah  untuk rumah bertingkat atau tidak ( tumbuh vertikal atau horizontal ).
  • Struktur utama ( sloof, kolom, ring, balok serta kemungkinan adanya plat beton ) harus benar benar diperhitungkan terhadap kekuatan struktur terutama bila untuk rumah bertingkat ( tumbuh vertikal ), jangan hanya dengan rumus "biasanya kuat" tapi harus benar benar dihitung secara teknis.
  • Design tata ruang yang matang sehingga kecukupan dana pada tahap pertama benar benar bisa secara maksimal di terapkan dengan tata ruang yang berkelanjutan.
Selain dari itu hal non teknis yang harus diperhatikan :
  • Sumber dan kecukupan dana juga harus diperhitungkan, jangan sampai kita membangun tahap pertama sekaligus juga tahap terakhir alias berhenti.
  •  Kemungkinan adanya kenaikan harga material secara significan
  • Carilah tenaga yang benar benar faham masalah teknis, atau setidak tidaknya ada tenaga yang menjadi mandor yang faham dan mengerti teknis bangunan.

Baiklah, ini adalah sedikit uraian dari rumah tumbuh semoga bisa menjadi solusi bagi pemilik rumah yang ingin mengembangan rumah dengan dana terbatas.